Pentingnya Berpikir lebih Positif

Pentingnya Berpikir lebih Positif

Berpikir positif adalah sikap yang sangat perlu dipelajari hari-hari ini. Hari di mana terdapat banyak berita-berita yang simpang siur. Hari di mana telah sulit mempercayai seseorang dalam pergaulan. Berpikir positif sangat dibutuhkan. Belajar berpikir positif yuk! Karena berpikir positif dapat mempengaruhi kesehatan tubuh baik jasmani maupun rohani.

Secara jasmani, ketika kamu mengeluarkan reaksi atas pikiran yang positif seperti tersenyum atau tertawa, otot-otot wajah kamu berkontraksi untuk mengalirkan darah menuju wajah kita secara intens. Ketika hal ini terjadi terus menerus, kulit wajah kamu akan kelihatan kencang dan bercahaya. Itulah sebabnya orang yang sering tersenyum, selalu terlihat segar dan enak dilihat.

Secara rohani, ketika kita berpikir positif, pikiran kita menjadi rileks, santai. Kita jadi tidak gampang curiga pada orang. Beban pikiranpun lebih sedikit. Tapi, ketika kita berpikiran negatif, otak kita akan terus menerus bekerja untuk hal yang jelek-jelek dan hal yang tidak pasti. Pastinya akan merugikan juga memikirkan hal yang negatif yang malah membuang waktu kita dengan sia-sia.

Jadi, bagaimana cara berpikir positif? Yuk, simak bersama-sama!

1. Belajar katakan hal positif pada diri sendiri.

Lupa itu wajar. Dalam proses menjadi positif, pasti kamu kadang akan lepas kendali dan kembali berpikiran negatif. Tapi jangan menyerah. Setiap kali ingat, kembalilah berpikiran positif, hingga mengatakan hal yang positif menjadi bagian dari dirimu.

2. Melakukan variasi baru dalam hidup.

Ketika kamu membuka diri untuk melakukan hal baru, atau variasi baru, di sela-sela kebiasaan-kebiasaan sehari-hari yang membosankan, otak kamu diajak menemui pengalaman baru yang menyegarkan dan menyenangkan. Sehingga otak kamu akan lebih rileks dan lebih mudah untuk terus menerus belajar berpikiran positif.

3. Jangan berdiam diri dalam waktu lama

Berdiam diri, melamun, tidak memproduksi sesuatu, tidak akan menghasilkan apa-apa. Hindarilah berdiam diri dalam waktu yang lama. Lakukan sesuatu, tulis sesuatu, gambar sesuatu, ciptakan sesuatu. Dengan melakukan sesuatu, otak kamu akan terus bekerja dan tidak malas-malasan. Otak yang sering diajak bekerja dan berpikir akan menerima pikiran positif dengan lebih baik.

4. Fokus pada hal positif

Seperti kata pepatah, karena nila setitik rusak susu sebelanga. Karena pikiran negatif sedikit, rusak otak semuanya. Jadi jangan biarkan pikiran ataupan hal-hal yang negatif berada terlalu dekat denganmu. Teruslah fokus pada hal-hal yang baik dan positif untuk mempertahankan pemikiran positif kamu.