ILMUWAN meneliti mengapa orang kulit hitam mendominasi di lomba lari dan orang kulit putih berjaya di kolam renang. Straits Times, Selasa (13/7/2010) mengabarkan, ternyata penyebabnya bukan karena kekuatan atau semangat yang mereka keluarkan melainkan karena pusar di perut mereka. Laporan ini telah dipublikasikan dalam International Journal of Design and Nature and Ecodynamics.
Pusar yang terletak di tengah perut, atau di wilayah tengah tubuh manusia merupakan pusat gravitasi tubuh. Dalam ujicoba itu, ilmuwan menggunakan dua orang berbeda warna kulit, perenang dan pelari berkulit hitam dan satunya berkulit putih, dengan tinggi yang sama.
Menurut Profesor Bejan, individu asal Afrika Barat memiliki kaki lebih panjang ketimbang atlet asal Eropa. Berarti pusarnya pun memiliki ukuran tiga sentimeter lebih tinggi daripada si kulit putih. Atau, para atlet kulit hitam memiliki 'tinggi tersembunyi' yang tiga persen lebih besar daripada kulit putih, yang memberikan keuntungan berupa kecepatan signifikan di trek.
"Yang terpenting bukanlah ukuran tinggi yang dimiliki keduanya, tapi lebih ke posisi pusar, atau pusat gravitasi. Kebetulan dalam arsitektur tubuh manusia dari pelari asal Afrika Barat, pusat gravitasi secara signifikan lebih tinggi dibandingkan dengan pelari asal Eropa. Hal ini memberikan keuntungan saat berada di trek," ujar Profesor Andre Bejan dari Duke University.
Sementara di kolam renang, kulit putih memiliki keuntungan karena memiliki torso lebih panjang sehingga tali pusar mereka lebih rendah dalam skema umum dari arsitektur tubuh.***
Selamat!, Kita telah mendapat penghargaan dari ICT-Watch,simak beritanya disini
Trimakasih Atas Donasi Anda.
Seluruh Donasi Anda sepenuhnya untuk pengembangan situs ini.
DIPERBOLEHKAN mengutip,menyalin,memperbanyak, dan menyebarluaskan sebagian maupun keseluruhan isi situs ini dengan cara apapun dengan menyertakan identitas bocah.info dan/atau me-link secara langsung ke bocah.info atau sumber lainnya, karena ada juga hasil karya orang lain termuat di dalam tulisan di situs ini